2050 Tanpa Energi Fosil? Terapkan PLTS Sekarang!
Posted on June 17, 2021 by caturelangenergi
Dalam jangka waktu 30 tahun ke depan, penerapan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) ditargetkan dapat meningkat secara signifikan bahkan diproyeksi akan mencapai angka 75% untuk pasar global. Angka yang besar memang, mengingat saat ini kita masih didominasi oleh energi fosil. Bahkan di Indonesia angka pemanfaatan EBT (Energi Baru Terbarukan) masih di bawah 15%, dengan persentase PLTS yang juga masih sangat rendah.
Sebagian pihak menganggap target ini (meski besar) tapi sangat realistis untuk dicapai. Terutama jika orang-orang yang saat ini masih belum banyak memahami urgensi PLTS kemudian diajak untuk lebih mengerti nilai pentingnya. Sebenarnya peralihan ini akan membawa lebih banyak keuntungan dan benefit untuk berbagai pihak!
Target “Tanpa Energi Fosil”
Tentu saja adanya target ini bukan tanpa alasan. Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa penggunaan energi fosil memberikan banyak dampak buruk bagi lingkungan, baik pencemaran air, tanah maupun udara. Oleh sebab itu, penerapan PLTS (yang dianggap lebih ramah lingkungan) menjadi salah satu yang diandalkan untuk menjadi alternatif pengganti.
Sebanyak 195 negara yang ikut serta dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2015 di Paris, menyepakati kesadaran akan pemanasan global yang perlu untuk segera ditindaklanjuti. Mereka menargetkan angka maksimum 2 derajat hingga tahun 2100, yang diketahui dapat optimis terwujud jika tidak ada emisi gas rumah kaca antara tahun 2030-2050.
Para ilmuwan optimis bahwa hal ini dapat dicapai, ketika banyak negara beralih dari pembangkit listrik energi fosil ke EBT yang lebih minim emisi gas rumah kaca. Termasuk salah satunya PLTS yang terbukti lebih minim secara polusi jika dibandingkan dengan PLTU Batubara.
Menuju Penerapan PLTS
Perubahan yang mengarah ke penggunaan EBT lebih banyak semakin mendapat dukungan dan terlihat dari berbagai pihak. Bahkan European Investment Bank (EIB) sudah menargetkan pada tahun 2022 akan mulai menghentikan pendanaan atau investasi untuk proyek bahan bakar fosil. Mereka sudah membuat komitmen untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan dan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan.
Sebenarnya gagasan ini pun sudah menjadi target pemerintah Indonesia untuk diwujudkan. Pada tahun 2025, ditargetkan persentase pemanfaatan EBT untuk pembangkit listrik, termasuk penerapan PLTS bisa mencapai angka 23 persen. Apalagi dengan data yang menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, biaya PLTS menurun secara signifikan hingga 82 persen.
Hal itu sebenarnya mulai tampak diupayakan oleh pihak pemerintah. Seperti pemerintah Surabaya yang menargetkan penggunaan panel surya untuk traffic light. Sejalan dengan target pemerintah Jatim untuk mewujudkan penerapan PLTS lebih banyak di kantor dinas dan badan pemerintahan di daerahnya. Seperti halnya pemerintah DKI yang juga menargetkan hal sama untuk seluruh fasilitas publiknya.
Solusi Lebih Efisien
Sebenarnya perubahan menuju Energi Baru Terbarukan tidak membutuhkan banyak lagi alasan untuk dieksekusi. Faktanya, selain alternatif ini jauh lebih ramah lingkungan, pemanfaatannya pun juga terbukti memberikan banyak manfaat lain. Terutama bagi penghematan listrik yang sangat signifikan bahkan mencapai 60%!
Dapat dibayangkan seberapa besar efisiensi biaya yang bisa dicapai dengan penerapan PLTS untuk semua kantor pemerintahan dan kantor perusahaan swasta di Indonesia. Apalagi menjelang akhir masa jabatan Menteri ESDM periode 2016-2019, telah dilakukan revisi pada tiga regulasi terkait untuk membuat penerapan panel surya atap jauh lebih mudah dari sebelumnya, baik dari sisi perijinan maupun prosedur lainnya.
Perubahan besar dapat diwujudkan juga oleh Indonesia jika mulai beralih ke PLTS dari sekarang. Bekerjasama dengan pihak yang berpengalaman seperti Catur Elang Energi untuk penerapan PLTS dengan dukungan orang-orang yang sudah terampil di bidang tersebut. Dengan garansi yang mencapai 25 tahun dan perawatan yang sangat mudah, menjadikan target untuk mewujudkan energi ramah lingkungan semakin realistis. Hubungi tim marketing Catur Elang Energi sekarang dan bersama kita wujudkan Indonesia tanpa energi fosil tahun 2050!