Tingkatkan Daya Saing Industri dengan Penerapan Teknologi PLTS
Posted on December 31, 2021 by caturelangenergi
Saat membicarakan tentang persaingan bisnis, umumnya lebih banyak disarankan strategi di bidang produk dan aktivitas pemasaran. Sesuatu yang sangat wajar mengingat dua hal tersebut langsung berpengaruh terhadap sikap dan perilaku konsumen. Pada sebagian referensi lain, kita dapat menemukan strategi inovasi teknologi. Namun, sayangnya belum banyak yang membahas tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), khususnya PLTS industri.
Era Ramah Lingkungan
Seiring dengan semakin gencarnya gerakan ramah lingkungan dikampanyekan oleh berbagai pihak, dunia bisnis pun turut memperoleh ‘imbas’ olehnya. Berbagai negara di dunia telah bersepakat untuk bersama-sama mendukung gerakan tersebut, salah satunya dipelopori oleh Perjanjian Paris. Hal tersebut yang kemudian diteruskan oleh pemerintah di masing-masing negara untuk melahirkan kebijakan pro lingkungan.
Negara-negara maju secara umum menjadi teladan bagi negara berkembang dalam pelaksanaannya. Mereka semakin banyak mempertimbangkan aspek lingkungan dalam menjalankan kepentingannya. Tidak terkecuali dalam bidang bisnis, perusahaan mulai berupaya untuk menjalankan aktivitasnya dengan dampak buruk yang seminimal mungkin terhadap lingkungan. Contohnya, mereka semakin banyak memanfaatkan PLTS industri untuk mengurangi emisi karbon.
Lalu apa hubungannya dengan industri di Indonesia? Tentu saja sangat berhubungan. Indonesia masih sangat bergantung pada investasi dari negara lain, khususnya negara-negara maju dengan GDP yang lebih tinggi. Perusahaan Indonesia berlomba-lomba untuk dapat menarik minat para investor dari negara tersebut agar dapat terus mengembangkan bisnisnya. Perubahan sikap dan pola pikir para investor pada akhirnya menuntut perubahan strategi perusahaan-perusahaan di Indonesia agar menarik minat mereka.
PLTS Industri Menarik Investor
Mungkin tidak banyak Anda temukan strategi penerapan PLTS disarankan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Namun, sebenarnya ini adalah salah satu strategi yang sangat layak untuk dipertimbangkan pada era “Ramah Lingkungan” saat ini. Perusahaan yang menjalankan aksi nyata untuk mendukung kelestarian lingkungan atau mengurangi polusi, salah satunya menerapkan PLTS industri, akan dipandang lebih baik.
Panel surya yang dimanfaatkan oleh perusahaan secara otomatis akan mengurangi penggunaan energi listrik konvensional. Sedangkan dipahami bahwa hingga saat ini, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara masih mendominasi di Indonesia. Artinya, saat perusahaan mengurangi penggunaan energi listrik dari PLN, perusahaan turut membantu Indonesia mengurangi produksi emisi karbon dari aktivitas PLTU Batubara.
Itulah sebabnya, penerapan teknologi PLTS industri dapat meningkatkan daya saing perusahaan, khususnya di mata para investor.
PLTS Industri Meningkatkan Produktivitas
Pemasangan panel surya oleh perusahaan pada sektor industri juga memberikan manfaat besar pada bagian produksi. Jika biasanya saat terjadi pemadaman listrik PLN, pabrik harus menghentikan aktivitas produksinya, dengan PLTS industri, hal tersebut tidak perlu terjadi. Perusahaan dapat melanjutkan aktivitas produksinya karena masih tersedia pasokan energi listrik dari panel surya yang dapat langsung dimanfaatkan.
Kemandirian perusahaan dalam memproduksi sendiri energi listrik yang diperlukannya, membuat kelancaran aktivitas bisnisnya lebih terjamin. Perusahaan tidak perlu menerima komplain karena keterlambatan distribusi ataupun mengalami kerugian material dari masalah tersebut. Produktivitas perusahaan pun akan meningkat dan pada akhirnya turut memberikan daya saing yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain.
Penghematan Biaya Operasional
PLTS industri yang dapat memasok listrik siap pakai setiap harinya bagi perusahaan, secara otomatis mengurangi tagihan listrik bulanan. Saat dioptimalkan, penghematan bahkan dapat mencapai sebesar 60% setiap bulannya. Tentu saja, angka tersebut akan sangat berpengaruh terhadap aktivitas bisnis perusahaan untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Penghematan akan semakin besar jika terjadi pemadaman. Pasokan listrik dari panel surya juga membantu perusahaan untuk meminimalisir penggunaan genset yang secara biaya operasional cenderung mahal. Anggaran yang berhasil dihemat oleh perusahaan tersebut, dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan yang pada akhirnya semakin meningkatkan daya saing dalam persaingan bisnis.
Meskipun belum banyak tips bisnis yang menyarankan pemasangan PLTS industri, namun berdasarkan beberapa poin di atas, strategi tersebut sangat patut dipertimbangkan. Perusahaan dapat memanfaatkan dukungan tim ahli seperti Catur Elang Energi untuk membantu implementasi panel surya. Hanya dengan menghubungi tim marketing CEE, perusahaan dapat segera memulai salah satu investasi paling strategis dekade ini! (Septiani)