Kelebihan dan Kekurangan Energi Matahari (EBT) yang Wajib Kamu Ketahui!
Posted on October 21, 2022 by caturelangenergi
Energi matahari merupakan salah satu sumber energi baru terbarukan yang melimpah, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik, dan relatif ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi selama proses pembangkitan.
Namun, pemanfaatannya tetap memiliki keterbatasan, terutama kebutuhan area pemasangan panel surya dan ketergantungan terhadap kondisi cuaca. Lalu, apa saja kelebihan energi matahari yang membuatnya layak digunakan, serta bagaimana kekurangannya dapat diantisipasi melalui pemilihan sistem PLTS yang tepat?.
Sebenanrnya, ada 3 jenis energi yang berasal dari alam, yaitu energi panas matahari, energi gerak yang dihasilkan air dan angin. Ketiganya dapat kita ubah bentuknya menjadi energi lain sesuai kebutuhan kita, energi listrik salah satunya.
1. Energi matahari
Energi matahari menjadi sumber terbesar energi baru terbarukan. Hal itu dikarenakan ukuran matahari yang puluhan kali lebih besar dari bumi dan meskipun jaraknya sangat jauh, energi panasnya masih terpancar hingga ke bumi. Energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik dan menjadi alternatif untuk pembangkitan listrik berbahan bakar energi baru terbarukan.
2. Energi air
Dua per tiga permukaan bumi adalah lautan, yang artinya sumber daya air sangat melimpah. Air dapat menjadi sumber energi baru terbarukan saat menghasilkan energi gerak yang kemudian dapat diubah menjadi energi listrik. Energi air dapat diperoleh dari gerakan air terjun dan ombak lautan.
3. Energi angin
Angin menjadi energi baru terbarukan yang sudah banyak dimanfaatkan sebagai pembangkit energi listrik. Negara Belanda adalah salah satunya.
Melalui artikel ini, pembahasan akan difokuskan pada energi matahari sebagai sumber energi baru terbarukan. Di bawah ini diuraikan apa saja kelebihan dan kekurangan energi matahari sebagai energi baru terbarukan.
Kelebihan energi matahari sebagai energi baru terbarukan
Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang diperoleh saat menggunakan energi matahari:
1. Tidak menghasilkan polusi sehingga ramah lingkungan
Salah satu pemanfaatan energi matahari yang paling umum adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Energi matahari memancarkan panas yang kemudian diserap oleh panel surya. Setelah itu, energi panas ini akan diubah menjadi energi listrik. Selama proses pembangkitan energi ini, tidak ada zat polusi yang dilepaskan. Tidak ada uap, asap, bau ataupun suara. Inilah salah satu kelebihan energi panas matahari karena sangat bersih polusi dan ramah lingkungan.
2. Energi yang terus ada tanpa khawatir habis
Sumber utama energinya adalah matahari yang berukuran sangat besar dan menghasilkan volume energi yang juga luar biasa banyaknya. Kita tidak perlu cemas kehabisan panas matahari karena diprediksi bintang satu ini akan terus hidup hingga miliaran tahun mendatang.
3. Dapat diperoleh secara gratis dari sinar matahari saat siang hari
Salah satu faktor mengapa sumber energi lainnya tidak gratis adalah karena cara memperolehnya dari alam tidak mudah. Dibutuhkan alat dan teknologi khusus untuk bisa mengambil sumber energi tersebut. Berbeda halnya dengan energi matahari, yang tidak menuntut usaha yang terlalu besar karena sinarnya dapat langsung diserap setiap harinya.
Kekurangan energi baru terbarukan dari matahari
Selain memiliki keunggulan, tentu saja energi matahari juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari menggunakan energi matahari:
1. Membutuhkan tempat yang luas
Semakin luas panel surya yang dipasang, maka semakin besar pula energi panas yang berhasil diserap dan diubah menjadi listrik. Hal ini dikarenakan setiap panel surya memiliki keterbatasan penyerapan energi panas sesuai luas penampang yang dimiliki. Jadi, apabila ingin mendapatkan energi yang banyak, perlu disediakan tempat yang luas untuk pemasangan banyak panel surya.
2. Besar kecilnya energi yang dihasilkan bergantung pada cuaca
Untuk memperoleh energi panas dari matahari sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jika cuaca mendung dan matahari terhalang oleh awan, maka panel surya tidak dapat maksimal menyerap energi panasnya. Sebaliknya, panel surya dapat bekerja optimal ketika cuaca cerah. Ketergantungan pada cuaca yang tidak menentu ini menjadi kekurangan energi matahari yang perlu diantisipasi.
Meskipun memiliki kekurangan seperti dipaparkan di atas, hal tersebut dapat diminimalisir dengan pemilihan vendor PLTS yang tepat. Misalnya untuk aspek tempat, hal ini dapat diminimalisir dengan pemasangan PLTS pada bagian atap. Dengan demikian, PLTS tidak menuntut penyediaan lahan yang baru. PLTS atap dapat Anda peroleh dari Catur Elang Energi (CEE) berikut dengan berbagai keunggulannya.
Sedangkan untuk aspek cuaca, CEE juga siap membantu Anda mewujudkan antisipasinya melalui instalasi PLTS off-grid. Jenis PLTS ini tidak terlalu dipengaruhi oleh aspek cuaca karena dilengkapi dengan baterai yang dapat digunakan untuk menyimpan cadangan energi. Dengan demikian, Anda tetap dapat memanfaatkan ketersediaan energi listrik meskipun cuaca sedang tidak bersahabat.
Tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang fitur-fitur PLTS CEE? Hubungi tim marketing CEE untuk informasi selengkapnya! (Pradana)