Kelebihan PLTS sebagai Implementasi ESG di Sektor Industri
Posted on June 21, 2024 by caturelangenergi
Penerapan Roadmap Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia sebagai wujud nyata upaya membangun ekonomi hijau perlu disebarluaskan dan diketahui oleh masyarakat luas. Bukan sebagai wacana belaka, melainkan untuk membangun kesadaran dan ajakan mengambil peran kontribusi bersama-sama untuk turut menyukseskan implementasi ekonomi hijau, salah satunya penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pemerintah Indonesia telah mengambil inisiatif untuk memulai pembangunan ekonomi hijau yang berpijak pada 3 pilar ESG ini semenjak 2013 dan bekerja sama dengan Global Green Growth Institute (GGGI). Itulah sebabnya, artikel ini mengulas secara spesifik tentang kelebihan PLTS sebagai salah satu implementasi ESG bagi sektor industri.
Pilar ESG untuk ekonomi hijau yang sukses
Untuk kesuksesan penerapan ekonomi hijau, penting untuk memperhatikan 3 pilar ESG berikut ini:
1. Environmental
Sektor lingkungan menjadi pertimbangan yang pertama dalam keberlangsungan ekonomi hijau ini. Setiap keputusan dan kebijakan ekonomi yang akan diambil, setiap pembangunan yang akan dilakukan, semuanya perlu mempertimbangkan keseimbangan dan keberlanjutan lingkungan. Berapa biaya lingkungan yang diperlukan, bagaimana dampaknya terhadap lingkungan serta apa upaya yang dilakukan untuk melakukan perbaikan terhadap kerusakan yang dihasilkan. Ekonomi hijau sangat memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.
2. Social
Aspek sosial mempertimbangkan bagaimana kesejahteraan masyarakat di dalam pembangunan ekonomi hijau ini. Apakah keuntungan sosial yang dihasilkan sebanding dengan biaya pembangunan yang dikeluarkan? Bagaimana dampak dan upaya perbaikan di ranah sosial masyarakat akibat program pembangunan? Contohnya, program pendidikan, kemanusiaan, kesejahteraan sosial, kesehatan mental dan fisik masyarakat, hingga kesadaran masyarakat terhadap pembangunan ekonomi hijau ini.
3. Governance
Aspek ketiga adalah tata kelola yang baik. Bagaimana manajemen pemerintah dan perusahaan dalam mengelola instansi dan organisasinya untuk mewujudkan manajemen yang baik? Transparansi proses dan informasi, bersih dari upaya suap menyuap dan korupsi, lingkungan kerja yang nyaman dan sehat dan ketaatan perusahaan terhadap peraturan pemerintah. Dengan tata kelola yang baik, program ekonomi hijau berjalan lancar.
Selama beberapa tahun pembangunan berjalan, banyak perusahaan besar, terutama perusahaan milik negara yang menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan (ESG) ini. Dilansir dari cnbcindonesia.com, PLN menjadi salah satu perusahaan yang menerapkan ESG dengan sangat baik hingga menerima penghargaan kategori Best ESG Campaign in Energy Sector, CNBC Indonesia Awards 2023. Sebagai salah satu upaya PLN memberikan suplai energi terbarukan yang mencukupi permintaan pasar, berbagai bauran energi ramah lingkungan dilakukan, yang terbesar saat ini adalah menghasilkan listrik surya dengan membangun PLTS. Strategi ini cukup berhasil karena banyak sekali kelebihan PLTS yang telah dirasakan oleh masyarakat.
Implementasi ESG melalui PLTS
Dalam rangka menyukseskan pembangunan ekonomi hijau di Indonesia, ketiga elemen dasar dalam ESG (lingkungan, sosial dan pengelolaan yang baik) perlu diwujudkan, diupayakan dan disukseskan. Berbagai program seperti diuraikan di awal, menjadi jalan efektif untuk mencapai keberhasilan pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan. Pada kesempatan ini, salah satu poin penting yang akan diulas yakni membangun PLTS.
Sebagai teknologi baru yang ramah lingkungan, masyarakat merasakan kelebihan PLTS yang sangat menjanjikan untuk penyediaan energi sekarang dan nanti. Berikut ini kelebihan PLTS sebagai salah satu wujud penyelenggaraan ekonomi hijau dalam ketahanan energi dan lingkungan:
1. Kelebihan PLTS untuk mengatasi kurangnya lapangan pekerjaan
Membangun PLTS dapat membuka lapangan pekerjaan baru, mulai dari proses perencanaan pemasangan PLTS, pengadaan bahan-bahan dari supplier, pemasangan PLTS, pemeliharaan hingga operasional PLTS sehari-hari. Dibutuhkan banyak tenaga ahli perencanaan elektronika, konstruksi, tenaga pemasaran, dan operator. Banyaknya lapangan pekerjaan baru karena proses pembangunan ini menjadi salah satu kelebihan PLTS dari segi sosial dan ekonomi untuk masyarakat.
2. Ketahanan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan
Kelebihan PLTS juga dapat dirasakan dari terpenuhinya kebutuhan energi hijau yang semakin tinggi dari waktu ke waktu. Bauran energi yang berasal dari energi terbarukan semakin tahun semakin besar. Pemerintah tidak lagi bergantung pada energi fosil yang terbukti merugikan lingkungan. Saat ini berbagai sumber energi terbarukan dioptimalkan untuk menghasilkan dan memenuhi permintaan energi di masyarakat yang semakin tinggi.
Kelebihan PLTS yang patut dicatat dalam hal ini adalah sebagai teknologi pembangkit energi listrik bersih dari panas matahari yang mampu menyuplai kebutuhan listrik yang tinggi. Masyarakat merasakan manfaat dan kelebihan PLTS ini dari berbagai aspek. Terpenuhinya energi listrik yang lebih murah, udara yang lebih bersih, dan naiknya nilai investasi di wilayah dengan PLTS.
Anda dapat memperoleh panel surya berkualitas tinggi dari Catur Elang Energi (CEE), yang memberikan kontribusi signifikan terhadap implementasi PLTS dalam kerangka ESG. Panel surya dari CEE tidak hanya memberikan solusi energi terbarukan, tetapi juga dilengkapi dengan sistem monitoring berbasis digital, memungkinkan pengawasan kinerja PLTS secara efisien dari komputer atau smartphone. Dengan demikian, perusahaan dan masyarakat dapat memantau dan mengoptimalkan penggunaan energi secara lebih baik, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Biaya perawatan ringan dari CEE juga menjadi nilai tambah, memastikan kinerja optimal dan keuntungan investasi jangka panjang dari PLTS. Dengan kombinasi ini, PLTS tidak hanya menjadi solusi untuk kebutuhan energi yang ramah lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada aspek sosial dan ekonomi, serta memperkuat implementasi ESG secara menyeluruh. Segera hubungi tim marketing CEE dan mulai perjalanan penerapan ESG pada perusahaan Anda! (Septiani)