Bagaimana Pemasangan PLTS Membuktikan Perusahaan Peduli Lingkungan?
Posted on June 21, 2024 by caturelangenergi
Indonesia mencatat posisi kedua sebagai negara penghasil emisi karbon terbesar di dunia selama 10 tahun terakhir, berdasarkan laporan terbaru dari tim ilmuwan Global Carbon Project. Dalam periode 2013-2022, Indonesia rata-rata menghasilkan 930 juta ton CO2 per tahun melalui alih fungsi lahan. Jumlah tersebut menyumbang sebesar 19,9% dari total emisi karbon dunia, mencapai 4,67 miliar ton CO2 per tahun. Tingginya emisi karbon saat ini menyebabkan percepatan kenaikan suhu bumi. Kondisi ini menekankan urgensi langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak negatif terhadap perubahan iklim, salah satunya dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Itulah sebabnya, artikel ini membahas secara khusus tentang pemasangan PLTS sebagai salah satu wujud kepedulian terhadap lingkungan.
Faktor Tingginya Gas Emisi Karbon Indonesia
Tingginya tingkat emisi karbon Indonesia dalam dekade terakhir terungkap melalui analisis data yang mencatat alih fungsi lahan sebagai penyumbang utama, diikuti oleh faktor deforestasi yang tinggi dan penggunaan energi fosil, khususnya batu bara. Alih fungsi lahan menjadi salah satu faktor terbesar, dengan konversi lahan menjadi pertanian, perkebunan, dan pembangunan infrastruktur menyumbang signifikan terhadap emisi karbon. Deforestasi yang meluas merugikan keberlanjutan ekosistem hutan, sementara ketergantungan berkepanjangan pada batu bara menciptakan emisi besar dari sektor energi.
Tantangan utama yang dihadapi Indonesia adalah peningkatan keberlanjutan dalam pemanfaatan lahan dan peralihan ke sumber energi bersih. Reformasi kebijakan, peningkatan pengawasan, dan investasi dalam energi terbarukan menjadi kunci dalam mengurangi jejak karbon negara ini. Upaya bersama lintas sektor dan kolaborasi internasional diperlukan untuk mencapai transformasi menuju ekonomi rendah karbon dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Peduli Lingkungan Dengan Pemasangan PLTS
Untuk mencegah dampak yang lebih luas lagi akibat tingginya emisi karbon di Indonesia, semua pihak perlu segera melakukan upaya-upaya perbaikan konsumsi energi, salah satunya dengan melakukan pemasangan PLTS. PLTS menjadi salah satu teknologi pemasok listrik surya yang ramah lingkungan dan dinilai berkontribusi signifikan dalam mengurangi gas emisi karbon di udara. Berikut penjelasan selengkapnya:
1. Mengurangi gas emisi karbon di udara secara siginifikan
Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memiliki peran kunci dalam mengurangi emisi karbon udara, menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Potensi masa depan pemasangan PLTS menjanjikan solusi bersih dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi dengan dampak lingkungan yang minimal.
2. Pemasangan PLTS sama dengan ikut menyukseskan transisi energi terbarukan
Pemasangan PLTS menandakan ketaatan pada program transisi energi terbarukan yang digagas oleh pemerintah. Kontribusi besar PLTS tidak hanya berdampak positif pada lingkungan dengan mengurangi emisi karbon, tetapi juga memainkan peran kunci dalam mendukung kesuksesan pembangunan ekonomi hijau (green economy) dan pencapaian Net Zero Emission (NZE). Langkah ini menandai komitmen terhadap masa depan yang berkelanjutan dan menciptakan peluang untuk pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan.
3. Membudayakan konsumsi energi bersih secara bertanggung jawab
Pemasangan PLTS membentuk budaya baru dalam konsumsi energi. Masyarakat diajarkan untuk menghargai dan menghemat energi, mengurangi perilaku boros. Selain itu, kesadaran masyarakat ditingkatkan untuk memilih energi ramah lingkungan daripada bergantung pada energi fosil. Inisiatif ini mengarah pada perubahan pola pikir yang lebih berkelanjutan, menciptakan lingkungan di mana keterlibatan masyarakat dan pemilihan sumber energi bersih menjadi prioritas dalam mencapai keberlanjutan energi.
4. Pemasangan PLTS mendorong kesadaran terhadap nilai Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk masa depan
Pemasangan PLTS menjadi pendorong penting dalam meningkatkan kesadaran akan nilai dan urgensi transisi ke EBT untuk masa depan. EBT memiliki nilai tinggi sebagai jawaban terhadap masalah kelangkaan energi. Pemasangan PLTS sebagai pembangkit EBT menandai langkah kritis menuju sumber energi yang berkelanjutan. Inisiatif ini bukan hanya menciptakan sumber daya energi yang dapat diperbaharui, tetapi juga merangsang perubahan paradigma menuju solusi yang ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan global dalam menghadapi tantangan ketahanan energi di era mendatang.
Dengan dukungan produk berkualitas seperti panel surya Catur Elang Energi (CEE), langkah proaktif dalam menjawab tantangan emisi karbon dapat diwujudkan dengan efisiensi optimal. Panel surya CEE dipasang oleh tim yang berkompeten dan berpengalaman dalam bidangnya, memastikan instalasi dilakukan dengan profesionalisme dan keakuratan. Didukung oleh teknologi monitoring berbasis digital dari CEE, pemeliharaan dan pengawasan kinerja PLTS menjadi lebih mudah, menjaga efisiensi operasional dan memberikan kontribusi maksimal dalam mengurangi emisi karbon. Dengan demikian, investasi PLTS juga dapat pendorong kesadaran akan pentingnya energi terbarukan untuk masa depan yang lebih baik.
Ingin berdiskusi lebih banyak tentang panel surya CEE? Hubungi tim marketing CEE untuk informasi selengkapnya! (Septiani)