Antisipasi Kenaikan Harga Listrik dengan PLTS untuk Bisnis Anda
Posted on August 13, 2021 by caturelangenergi
Antisipasi kenaikan harga listrik dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memang bukan alternatif yang sederhana. Namun, pilihan ini sebenarnya sangat menjanjikan bagi para pengusaha. Terlebih dengan asumsi bahwa energi listrik menjadi salah satu kebutuhan utama untuk aktivitas industri dan perkantoran. Solusi pengganti untuk menangani kebutuhan listrik yang tinggi setiap harinya harus segera direalisasikan.
Rencana Kenaikan Tarif Listrik
Pada bulan April lalu, media diramaikan dengan kabar dari pihak pemerintah tentang peluang kenaikan biaya listrik pada 1 Juli 2021. Perubahan tarif tersebut direncanakan dalam bentuk penghapusan kompensasi tarif dasar listrik, khususnya bagi pelanggan PLN golongan non-subsidi. Masyarakat dan para pelaku usaha pun tidak sedikit yang menunjukkan respon tidak siap terhadap perubahan tarif tersebut.
Berdasarkan pemaparan dari Rida Mulyana, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM berusaha untuk mendorong agar PT PLN dapat lebih efisien dalam melakukan aktivitas operasional. Selain itu, PLN juga diharapkan dapat meningkatkan penjualan dan pelayanan dengan lebih baik dari sebelumnya.
Pertimbangan kenaikan listrik mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh PT PLN. Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2020, bahwa tarif tenaga listrik akan diterapkan penyesuaian jika:
- Terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makro ekonomi (Indonesian Crude Price, inflasi, Harga Patokan Batubara dan kurs)
- Perubahan tersebut dihitung tiap tiga bulan, dimana untuk kasus ini menggunakan data realisasi November 2020 hingga Januari 2021.
Faktanya, selama periode tersebut terdapat perubahan parameter ekonomi makro, yaitu:
- Nilai kurs sebesar Rp 14.157,27/USD
- ICP sebesar 47,21 USD/Barrel
- Tingkat inflasi sebesar 0,33%
- HPB sebesar Rp 762,84/kg
Seharusnya dengan adanya data tersebut, penyesuaian tarif tenaga listrik dapat dilakukan, namun ternyata tidak. Tarif untuk pelanggan non subsidi baik Tegangan Rendah (TR), Tegangan Menengah (TM) dan Tegangan Tinggi (TT) tidak mengalami perubahan. Meski demikian, perubahan tarif listrik tetap berpeluang diterapkan. Khususnya jika terus terjadi perubahan pada beberapa parameter ekonomi makro di atas.
Bersiap dengan Panel Surya
Forecasting dan bersiap dengan segala kemungkinan terburuk sudah menjadi salah satu tuntutan bagi para pelaku usaha. Termasuk diantaranya adalah melakukan antisipasi kenaikan harga listrik dengan PLTS. Saat menggunakan panel surya, kegiatan di sektor industri maupun perkantoran dapat memproduksi tenaga listrik secara mandiri. Dengan demikian, ketika pemerintah benar-benar menerapkan tarif listrik yang lebih tinggi, biaya yang muncul tidak terlalu membengkak.
Pemilik usaha maupun pimpinan instansi tidak harus memikirkan tentang penyediaan lahan untuk panel surya. PLTS dapat dipasang pada atap gedung kantor, gudang maupun pabrik, sehingga panel akan menyerap panas dari sinar matahari dan kemudian Mengkonversikannya menjadi tenaga listrik siap pakai. Hal itu secara otomatis akan mengurangi penggunaan listrik dari PLN dan membuat kenaikan tarif bukan lagi masalah besar.
Perusahaan atau instansi Anda bukan hanya dapat mengantisipasi potensi kenaikan tarif listrik, tapi juga ikut menyelamatkan lingkungan. Panel surya yang terbukti jauh lebih minim menghasilkan polusi dapat menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Emisi karbon yang selama ini dihasilkan dari pembakaran sumber energi fosil akan turut berkurang.
Pemasangan panel surya mungkin dianggap sebagian orang sebagai salah satu perubahan yang rumit. Sebenarnya tidak sesulit itu jika instansi Anda didukung oleh Catur Elang Energi.
Dengan dukungan tenaga ahli berpengalaman, panel surya dapat terpasang sesuai harapan dan beroperasi dengan sistem monitoring digital yang mudah dipahami. Proses monitoring tersebut bahkan dapat dilakukan melalui smartphone.
Segera hubungi tim marketing CEE untuk menyiapkan antisipasi terbaik bagi peluang kenaikan tarif listrik di periode mendatang! (Septiani)