Blog

Indonesia Memiliki Target Bauran Energi Baru Terbarukan 23% di Tahun 2025

Posted on November 28, 2023 by caturelangenergi

Energi baru terbarukan terus menjadi perbincangan hangat di berbagai forum kenegaraan. Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean terbaru, negara-negara berkembang dan maju telah menjadikan isu lingkungan dan transisi energi baru terbarukan sebagai salah satu agenda penting yang perlu dibahas. Saat ini, hampir semua negara di seluruh dunia menyadari betapa pentingnya bagi setiap individu untuk segera beralih ke penggunaan energi baru terbarukan sebagai alternatif dari terus-menerus mengandalkan energi berbahan bakar fosil. Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkan target untuk mencapai 23% energi baru terbarukan pada tahun 2025 mendatang. Ini berarti bahwa proses peralihan energi sudah dimulai saat ini. Maka, pertanyaan yang muncul adalah: mengapa transisi ke energi baru terbarukan ini sangat mendesak untuk segera diwujudkan?

Urgensitas Beralih ke Energi Baru Terbarukan 

Salah satu alasan terbesar yang membuat transisi energi menjadi sangat penting dan harus dilakukan dengan segera adalah kondisi iklim yang semakin memburuk. Perubahan iklim sudah tidak lagi hanya sebuah teori atau prediksi; dampaknya semakin nyata. Berbagai perubahan alam dan bencana dalam skala yang lebih besar menjadi bukti bahwa lingkungan sedang mengalami perubahan yang serius.

Suhu bumi terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada bulan Juli 2023, gelombang panas melanda beberapa negara dan menyebabkan ratusan orang menjadi korban. Es abadi di puncak Jaya Wijaya, Papua, semakin mengecil akibat penurunan titik beku yang signifikan. Dilansir dari VOA Indonesia, air permukaan laut terus naik, dan beberapa pesisir yang sebelumnya diprediksi akan terendam sekarang benar-benar tenggelam, termasuk Desa Demak di Jawa Tengah. Selain itu, polusi udara di Jakarta semakin parah, salah satunya disebabkan oleh asap dari berbagai Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang beroperasi di wilayah tersebut.

Dengan situasi ini, masihkah ada alasan untuk menunda transisi energi? 

Upaya Bauran energi baru terbarukan yang dilakukan pemerintah 

Target yang dicanangkan pemerintah tentu diimbangi dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang konkret. Berikut adalah beberapa upaya yang tengah dilaksanakan oleh pemerintah, beberapa di antaranya dapat ditemukan di kota-kota besar di Indonesia.

  1. Penerangan jalan berbasis energi surya

Di kota-kota besar, seperti Surabaya, lampu penerangan jalan telah beralih ke energi surya yang ramah lingkungan. Pada bagian atas tiang lampu, terdapat panel surya yang berfungsi menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi listrik. Terdapat pula sistem kabel dan baterai yang terpasang di sekitar lampu penerangan ini, sehingga listrik yang dihasilkan siang hari dapat disimpan untuk digunakan saat malam hari.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Pemerintah telah memasang panel surya di atap bangunan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Panel surya tersebut menghasilkan listrik yang dapat digunakan langsung untuk keperluan operasional gedung tersebut. Selain PLTS di atap bangunan negara, pemerintah juga telah membangun beberapa PLTS terpusat dalam skala besar dengan kerja sama bersama perusahaan penyedia PLTS yang berpengalaman. Listrik ramah lingkungan ini kemudian disalurkan ke daerah-daerah terpencil yang belum memiliki akses listrik.

  1. Lampu lalu lintas bertenaga surya

Tidak hanya lampu penerangan jalan, bahkan lampu rambu lalu lintas juga telah beralih ke listrik ramah lingkungan. Prinsip kerjanya serupa dengan lampu penerangan jalan, yang dilengkapi dengan panel surya di masing-masingnya. 

Manfaat dan dampak lingkungan dari peralihan energi baru terbarukan 

Berbagai upaya dalam penerapan bauran energi yang telah dilakukan hingga saat ini mungkin belum sepenuhnya mencapai target untuk memulihkan iklim, namun manfaatnya dapat dirasakan secara bertahap. Pemanfaatan energi baru terbarukan dapat mengurangi emisi karbon di atmosfer. Proses kerja panel surya tidak menghasilkan polusi atau emisi gas karbon, sehingga seberapa banyak pun panel surya yang digunakan, kualitas udara tetap terjaga.

Selain itu, penggunaan energi baru terbarukan membantu mengurangi eksploitasi berlebihan terhadap energi bahan bakar fosil. Semakin banyak energi matahari yang dimanfaatkan, semakin berkurang pula konsumsi energi dari bahan bakar fosil. Akibatnya, produksi listrik yang menggunakan bahan bakar fosil akan turun, mengurangi eksploitasi batu bara dan bahan bakar fosil lainnya sejalan dengan menurunnya permintaan pasar.

Satu hal yang juga tidak kalah penting, penerapan PLTS membantu menjaga kebersihan udara dan mencegah penyakit yang berkaitan dengan polusi udara. PLTS tidak menciptakan polusi udara, sehingga udara tetap bersih dan sehat, yang pada gilirannya memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit pernapasan yang diakibatkan oleh polusi udara.

Dalam perjalanan menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, panel surya CEE dengan sistem monitoring digital adalah solusi yang sangat relevan. Penggunaan energi terbarukan membantu mengurangi emisi karbon di atmosfer, menjaga kualitas udara, dan mengurangi eksploitasi berlebihan terhadap bahan bakar fosil. Dengan PLTS CEE, kita juga dapat menjaga kebersihan udara, mengurangi risiko penyakit pernapasan akibat polusi udara, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan panel surya CEE, Anda dapat menjadi bagian dari solusi energi berkelanjutan. Tertarik untuk bertanya lebih banyak tentang PLTS CEE? Hubungi tim marketing CEE untuk informasi selengkapnya! (Septiani)

Halo!

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim representatif kami untuk chat via WhatsApp





Kembali
6281288770321
x
Halo, kami siap membantu Anda!