Ingin Beralih Menggunakan EBT? Mulai dari PLTS Saja!
Posted on January 6, 2022 by caturelangenergi
Pemerintah Indonesia melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mendorong program pengurangan emisi, sebagai bentuk realisasi dari keikutsertaan dalam Paris Agreement. Sebagai perusahaan nasional yang menangani kelistrikan negara, PLN memiliki mandat dari pemerintah untuk mencapai nol emisi karbon. Itulah sebabnya, pada tahap awal tahun 2025, Indonesia menargetkan untuk mencapai 23% energi terbarukan, salah satunya melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap untuk digunakan sebagai PLTS Industri.
Kenaikan suhu global menyebabkan udara lebih panas dari biasanya. Kenaikan konsentrasi karbondioksida dunia sejak tahun 2000 mencapai angka 12%, yang menjadi rekor tertinggi dalam 3,6 juta tahun terakhir. Salah satu masalah utama yang mendorong dibuatnya Paris Agreement oleh 197 negara, dengan target menahan kenaikan suhu dunia di bawah 2°C. Berdasarkan kesepakatan tersebut, negara-negara di seluruh dunia harus secara bertahap mengurangi emisi karbon pada tahun 2060.
Regulasi Terbaru Pemerintah
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa Pemerintah mengubah Peraturan Nomor 49 Tahun 2018 tentang Penggunaan PLTS atap dengan cara memberikan berbagai insentif atau manfaat bagi masyarakat, pengusaha atau perusahaan yang ingin memasang PLTS Atap. Manfaat tersebut antara lain peningkatan rasio keluaran daya publik ke PLN dari 65% menjadi 100%, perpanjangan masa kelebihan daya bagi masyarakat PLN dari 3 menjadi 6 bulan, dan pengurangan waktu pengajuan pemasangan PLTS atap menjadi hanya 5 hingga 12 hari.
Pemerintah berharap pemasangan PLTS atap di dunia industri atau disebut PLTS industri dapat menjadi tren baru di Indonesia sehingga semakin banyak masyarakat yang menggunakan energi terbarukan dan mengurangi emisi gas karbondioksida. Beberapa instansi pemerintah juga mulai melakukan pemasangan PLTS atap. Salah satunya yang semakin gencar mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) adalah pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga menyatakan bahwa penggunaan PLTS Industri perlu dimulai sesegera mungkin. Industri Jawa Barat didorong untuk menggunakan PLTS atap berbasis energi matahari yang dipasang pada atap pabrik untuk meningkatkan penggunaan EBT. Oleh sebab itu, guna memenuhi kebutuhan energi Jawa Barat dan meminimalisir dampak lingkungan dari pemakaian energi fosil, maka proporsi penyediaan EBT ditargetkan mencapai 20,1%. Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jabar juga telah menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 4,29%, dengan kontribusi sektor energi sebesar 1,84%.
Tips Pemasangan PLTS Industri
Ketika melakukan pemasangan PLTS Industri sebaiknya menggunakan sistem on grid. PLTS industri cocok menggunakan sistem on grid karena energi matahari dari sistem on grid tetap terhubung dengan jaringan PLN sehingga mengoptimalkan energi dari panel surya untuk menghasilkan listrik secara maksimal. Cara kerja sistem on grid yaitu mengubah cahaya matahari menjadi arus listrik DC lalu dikirim ke inverter. Inverter mengubah arus DC menjadi AC dan menyalurkan arus tersebut ke peralatan industri.
Ketika PLTS industri menghasilkan energi listrik yang berlebih, kelebihan listrik tersebut secara otomatis akan dikirim ke PLN. Ketika malam hari, panel surya tidak bekerja optimal, listrik yang tadi akan digunakan kembali. Dalam pasal 6 ayat 2 Permen nomor 49 tahun 2018 menyatakan bahwa energi listrik pengguna PLTS atap yang diekspor dihitung berdasarkan nilai kWh ekspor yang tercatat pada meteran EXIM dikali 65% atau 0,65. Hal ini berarti bahwa setiap 1 watt listrik yang dihasilkan PLTS Industri akan mengurangi biaya listrik PLN maksimal 0,65 watt untuk bulan selanjutnya. Sebuah investasi jangka panjang untuk para pelaku industri melalui penghematan biaya listrik.
Jika Anda tertarik untuk melakukan pemasangan PLTS atap, pastikan untuk mencari dukungan terbaik dari tim profesional seperti Catur Elang Energi. CEE sudah berpengalaman dalam melayani pemasangan PLTS atap baik rumah pribadi maupun perusahaan atau pabrik. Dengan dukungan garansi pemasangan PLTS sampai 25 tahun akan membuat manajemen perusahaan Anda lebih tenang karena tidak khawatir akan kerusakan panel surya.
Catur Elang Energi juga menggunakan teknologi berbasis digital yang sangat memudahkan Anda melakukan monitoring PLTS Atap melalui smartphone. Anda dapat mewujudkan instalasi PLTS Atap impian yang unggul dan menguntungkan untuk jangka panjang bersama CEE. Hubungi tim marketing CEE untuk informasi selengkapnya! (Septiani)