Ketahui Regulasi Mengenai Energi Baru Terbarukan
Posted on July 1, 2021 by caturelangenergi
Regulasi energi terbarukan menjadi salah satu yang cukup banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Meskipun sudah setahun berlalu sejak Kementerian ESDM meresmikannya, tapi masih cukup banyak yang tidak mengetahuinya. Padahal regulasi tersebut membahas tentang salah satu hal krusial untuk beraktivitas setiap harinya, yaitu energi listrik. Pemerintah berharap regulasi itu akan membuat proses peralihan ke Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi lebih mudah.
Mengapa peralihan menuju sumber EBT begitu mendapat dukungan pemerintah? Apa saja yang diatur dalam regulasi energi terbarukan tersebut yang perlu dipahami? Hal itu akan dibahas lebih lengkap di bawah ini!
Mengapa Harus Energi Terbarukan?
Sikap pemerintah yang semakin mendorong peralihan menuju energi terbarukan wajar jika menimbulkan pertanyaan tentang mengapa semua ini harus dilakukan dan ada apa dengan sumber daya pembangkit listrik yang selama ini banyak digunakan? Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kita perlu segera beralih ke EBT:
- Energi Fosil Hasilkan Banyak Polusi
Sumber energi yang saat ini banyak kita gunakan untuk pembangkit listrik adalah energi fosil batu bara. Fakta menunjukkan bahwa PLTU batubara menghasilkan semakin banyak menghasilkan polusi terutama untuk udara. Seperti yang terjadi di wilayah Jakarta, 10 PLTU Batubara yang beroperasi menyumbang hingga 30 persen polusi udara.
- Energi Baru Terbarukan Lebih Ramah Lingkungan
Alasan kedua mengapa regulasi energi baru terbarukan semakin memudahkan? Tentu saja karena alternatif ini sudah terbukti lebih ramah lingkungan. Pada pembangkit listrik panel surya misalnya, jauh lebih sedikit polusinya dibandingkan dengan PLTU Batubara, bahkan jika dibandingkan dengan sesama sumber energi alternatif lainnya.
- Investasi Jangka Panjang
Penggunaan EBT juga dapat menjadi salah satu investasi yang menjanjikan untuk jangka panjang. Pertama, karena penggunaan EBT dapat menghemat biaya listrik bahkan ada yang mampu mencapai 60%. Kedua, karena keuntungan dari penghematan biaya listrik dalam jangka panjang, trennya akan lebih besar dibanding biaya pemasangan bahkan bisa mencapai 8 kali lipat!
- Perawatan Mudah
Satu lagi keuntungan dari penggunaan pembangkit listrik panel surya adalah perawatan yang mudah. Secara umum hanya diperlukan pembersihan rutin dan itupun umumnya sekali setahun. Satu bagian yang paling sering membutuhkan penggantian adalah inverter, itupun setelah penggunaan 5-10 tahun.
Regulasi Energi Baru Terbarukan
Berbagai keunggulan yang dimiliki oleh energi baru terbarukan seperti yang dipaparkan di atas, menjadi alasan pemerintah memperbaharui regulasi. Sebelumnya, hal ini diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Kemudian, pada tahun lalu, regulasi tersebut diperbaharui menjadi Peraturan Menteri ESDM No. 4 Tahun 2020.
Perubahan pada peraturan tersebut diharapkan dapat memudahkan setiap pihak yang beralih pada EBT sebagai sumber energi pembangkit listrik. Seperti misalnya jika ada pihak yang memasang panel surya sebagai pemasok daya listrik untuk aktivitas di kantor atau pabriknya.
Selain peraturan tersebut, juga ada Peraturan Pemerintah No. 70 tahun 2009 tentang Konservasi Energi. Di dalamnya disebutkan bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah, memberikan kemudahan dan bahkan insentif, kepada pengguna maupun produsen peralatan hemat energi. Khususnya bagi mereka yang menjalankan konservasi energi.
Tentu saja hal itu menjadi lampu hijau untuk masyarakat, terutama para pemilik bisnis ataupun para petinggi perusahaan. Regulasi yang sudah diperbarui tersebut membuka jalan yang semakin lebar untuk memanfaatkan EBT seperti tenaga panel surya. Apalagi dengan tren biaya instalasi panel surya yang telah jauh lebih murah dari sebelumnya. Keuntungan yang didapatkan bisa semakin besar.
Sedangkan untuk para pemegang kebijakan di kantor dinas pemerintahan ataupun perusahaan milik negara, regulasi secara tidak langsung dapat menjadi semacam anjuran. Apalagi dengan target pemerintah untuk mencapai persentase pemanfaatan EBT sebesar 48% pada tahun 2030. Pemerintah pun menghimbau untuk segera beralih ke panel surya sebagai bagian dari peralihan menuju energi bersih tersebut.
Lagipula saat ini peralihan menuju energi terbarukan seperti panel surya tak lagi rumit. Anda bisa mendapat dukungan dari Catur Elang Energi dengan tim yang berkompeten dan produk yang sudah teruji kualitasnya. Bahkan untuk monitoring status bisa dilakukan melalui smartphone!
Jadi tunggu apalagi? Beralih ke energi terbarukan panel surya dan hubungi tim marketing CEE sekarang juga! (Septiani)