Blog

Menggagas PLTS dan ESG dalam Era Keberlanjutan

Posted on June 21, 2024 by caturelangenergi

Merujuk pada informasi yang dikutip dari International Association for Public Participation pada hari Rabu, 27 Juli 2023, hasil survei IBCSD tahun 2021 menunjukkan bahwa Indeks Environmental, social, and governance (ESG) Indonesia menempati peringkat ke-36 dari total 47 pasar modal global. Faktor-faktor seperti kurangnya kebijakan lingkungan seperti penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), tantangan sosial, dan kurangnya transparansi dalam tata kelola perusahaan menjadi penyebab rendahnya peringkat ESG Indonesia. 

Dua tahun berjalan, banyak perbaikan dilakukan untuk meningkatkan indeks ESG Indonesia. Pemerintah semakin serius dalam mengimplementasikan ESG dalam berbagai sektor dengan menggandeng banyak perusahaan untuk turut andil menerapkan ESG di bidang masing-masing. Sektor industri, minyak dan gas, ketahanan energi, keuangan, pariwisata dan banyak sektor lain menerapkan ESG dalam setiap proses perusahaan. Hasilnya cukup membanggakan. Banyak penghargaan diberikan kepada perusahaan-perusahaan Indonesia yang berhasil menerapkan ESG dengan baik. 

Mengenal unsur ESG untuk perbaikan implementasi di masa depan 

Penerapan ESG dalam dimulai dari 3 aspek, yaitu sumber energi yang ramah lingkungan, pemasok yang juga ramah lingkungan dan tata kelola yang bersih. Penjelasan selengkapnya sebagai berikut:

1. Penggunaan energi ramah lingkungan

Energi yang ramah lingkungan menjadi jalan keluar untuk masalah ketahanan energi nasional, bahkan internasional. Di tengah isu perubahan iklim, kerusakan alam dan sumber energi fosil yang semakin langka, energi terbarukan yang ramah lingkungan menjadi jawaban yang perlu diperjuangkan. 

2. Pemilihan pemasok yang juga memiliki kebijakan dan praktik ESG

Aspek ESG juga memperhatikan cara pemasok menjalankan kebijakan dan program di perusahaannya. Hal ini menjadi penting sebab untuk mencapai indeks ESG yang tinggi, setiap kebijakan dan pemasok yang bekerja sama dengan perusahaan juga perlu menerapkan ESG.

3. Kepastian tidak terlibat dalam kegiatan ilegal 

Manajemen yang bersih dari kegiatan ilegal seperti suap, gratifikasi dan korupsi dapat mempercepat terwujudnya indeks penerapaan ESG yang tinggi. 

PLTS sebagai solusi efektif implementasi ESG di Indonesia 

PLTS memenuhi ketiga unsur ESG di atas secara bersamaan, sehingga wajar bila saat ini pemerintah Indonesia pun memberikan perhatian tinggi pada pembangunan panel surya. Alternatif energi terbarukan satu ini terbukti dapat memberikan berbagai manfaat berikut:

3. PLTS menggunakan energi panas matahari yang ramah lingkungan 

Panel surya memanfaatkan panas matahari untuk menghasilkan energi listrik tanpa mencemari udara. Solusi berkelanjutan ini mendukung pertumbuhan ESG dengan menyediakan sumber daya yang ramah lingkungan. Pemanfaatan energi matahari dalam PLTS bukan hanya membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan begitu, PLTS menjadi pilar penting dalam transformasi menuju ketahanan energi yang berkelanjutan dan mendukung pelaksanaan ESG untuk mengatasi perubahan iklim.

2. Bahan baku dan infrastruktur PLTS dibuat oleh produsen yang menaati kebijakan ESG 

Saat ini sudah banyak produsen dalam negeri yang memproduksi sendiri komponen PLTS dengan bahan baku dan tenaga kerja lokal. Dalam pelaksanaan operasional produksi tersebut, kebijakan ESG diterapkan dengan ketat. Setiap proses produksi mempertimbangkan dampak keberlanjutan lingkungan. Setiap eksploitasi alam dilakukan dengan aman dengan risiko pencemaran seminimal mungkin. Kesehatan dan keselamatan pekerja juga mendapatkan perhatian yang besar dan dijamin penuh oleh BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. Setiap aspek lingkungan dan sosial menjadi perhatian penuh dan berpijak pada kesadaran akan nilai penting keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial. 

3. Pemasangan, pemeliharaan hingga pengoperasian PLTS dilakukan secara legal dalam manajemen yang bersih

Perusahaan penyedia jasa PLTS berjalan dalam rambu-rambu peraturan pemerintah. Setiap kebijakan yang dijalankan perusahaan penyedia panel surya tidak akan melanggar ketentuan perundang-undangan yang sah. Manajemen yang bersih juga ditandai dengan transparansi proses jual beli, penerbitan invoice, pengurusan perizinan SLO PLTS  dan kejelasan pelaporan operasional PLTS kepada pelanggan. Manajemen yang baik dan bersih menjadi salah satu aspek yang menjadi kunci suksesnya pelaksanaan ESG. Tanpa pengelolaan yang bersih, akan sulit mewujudkan program-program keberlanjutan lingkungan di dalam perusahaan. 

Menggunakan panel surya dari Catur Elang Energi (CEE) dapat menjadi pilihan tepat untuk mendukung implementasi PLTS yang memenuhi standar ESG bagi perusahaan Anda. Panel surya berkualitas tinggi dari CEE tidak hanya memberikan solusi energi ramah lingkungan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari pembuatan hingga pemasangan, dilakukan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial. 

Tim kami yang berpengalaman menjamin investasi panel surya Anda memberikan dampak positif bagi ESG dan lingkungan. Panel surya dengan garansi 25 tahun memberikan kepastian operasional jangka panjang dan kontribusi signifikan pada tujuan ESG perusahaan.

Tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang panel surya CEE? Hubungi tim marketing CEE untuk informasi selengkapnya!

Halo!

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim representatif kami untuk chat via WhatsApp





Kembali
6281288770321
x
Halo, kami siap membantu Anda!