Blog

Penggunaan Panel Surya untuk Bisnis Meningkat? Ini Penjelasan Selengkapnya!

Posted on January 19, 2023 by caturelangenergi

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) telah menunjukkan potensi yang luar biasa sebagai sumber energi baru terbarukan di masa depan. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan PLTS atau panel surya di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan tren yang ada, PLTS diyakini akan mengalahkan industri listrik dalam beberapa dekade kedepan.

Sektor non residensial memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap naiknya penggunaan PLTS. Menurut Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR), Fabby Tumiwa, sejak tahun 2019 mulai banyak segmen bisnis dan commersial building yang mulai beralih menggunakan PLTS, termasuk perusahaan-perusahaan multinasional seperti Coca-cola dan Danone.

Biaya investasi panel surya yang sudah lebih murah menjadi salah satu faktor yang mendorong tren peningkatan tersebut. Dengan biaya yang semakin murah, perusahaan dapat mengurangi biaya operasional jangka panjang dan memberikan citra positif bagi perusahaan yang mendukung konsep ramah lingkungan. Hal tersebut menjadikan PLTS dipandang sebagai investasi yang menguntungkan dari berbagai sisi.

Tentang Panel Surya

Listrik memegang peranan penting bagi keberlangsungan kegiatan industri dan perkantoran. Setiap industri/kantor bergantung pada pasokan listrik yang stabil dan andal untuk menjalankan berbagai peralatan elektronik dan mesin produksi. Kebutuhan industri akan listrik terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan pertumbuhan industri. Padahal, hampir 87% listrik di Indonesia dihasilkan dari sumber daya alam terbatas seperti batu bara, gas alam dan minyak bumi yang suatu saat akan habis.

Panel surya telah menjadi terobosan inovatif sebagai alternatif sumber energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan. Panel surya akan mengubah energi matahari untuk menghasilkan listrik yang dapat digunakan sehari-hari. Dalam penggunaannya,  biasanya dipasang di atap atau di area terbuka bangunan yang terkena sinar matahari secara langsung.

PLTS merupakan sumber energi listrik alternatif yang sangat potensial. Dilansir dari www.kompas.com, data dari Center for Sustainable Systems menunjukan bahwa rata-rata radiasi yang dihasilkan sinar matahari dapat mencapai 1,73 x 10⁵ terawatt, sedangkan rata-rata permintaan listrik global adalah 2,7 terawatt. Itu artinya, PLTS memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan listrik sepanjang tahun jika dioptimalkan.

Manfaat Penggunaan Panel Surya untuk Bisnis

Sektor industri dan perkantoran membutuhkan listrik dalam jumlah besar setiap harinya. Hal ini menimbulkan beban tagihan listrik yang cukup besar. Teknologi PLTS memberikan peluang untuk meminimalisir penggunaan listrik konvensional, yang secara otomatis mengurangi biaya tagihan listrik. Selain penghematan, ada banyak keuntungan yang didapat dengan beralih ke PLTS. Berikut beberapa manfaat penggunaan PLTS di lingkungan industri dan perkantoran:

  1. Menghemat pengeluaran untuk tagihan listrik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, panel surya dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan listrik setiap bulannya. PLTS memanfaatkan sinar matahari yang dapat diperoleh secara gratis. Panas matahari tersebut kemudian diolah sehingga menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk mengoperasikan mesin dan peralatan elektronik lainnya di gedung-gedung industri/perkantoran.

Penggunaan PLTS secara otomatis akan mengurangi ketergantungan pada pasokan listrik dari jaringan umum Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dengan menghasilkan listrik sendiri yang berasal dari sinar matahari, perusahaan dapat mengurangi penggunaan listrik PLN dan secara otomatis akan menekan tagihan listrik bulanan. 

  1. Biaya perawatan yang rendah

Biaya perawatan PLTS relatif rendah. PLTS tidak memiliki komponen bergerak yang rentan terhadap kerusakan, sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk perawatan rutin dalam jangka waktu pendek. Umumnya, PLTS hanya perlu dibersihkan setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan kotoran dan jamur. Komponen panel surya, inverter, dan sistem baterai yang digunakan dalam PLTS memiliki umur panjang dan membutuhkan sedikit perawatan, sehingga mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. 

Biaya operasional PLTS juga cenderung lebih rendah daripada sumber energi konvensional. Sinar matahari, sebagai sumber daya yang diperoleh secara gratis dan tidak terbatas, tidak memerlukan pembelian bahan bakar atau pasokan eksternal lainnya. Dalam jangka panjang, perusahaan dapat menghemat biaya operasional yang signifikan dengan mengandalkan PLTS sebagai sumber energi mereka.

  1. Ramah lingkungan

Sesuai namanya, panel surya memanfaatkan panas matahari sebagai sumber energi listrik. Berbeda dengan listrik konvensional berbahan baku fosil yang tidak dapat diperbaharui, PLTS memanfaatkan sumber energi baru terbarukan yang tidak akan pernah habis hingga kapanpun. Dengan menggunakan PLTS, perusahaan Anda telah berkontribusi dalam mengurangi penggunaan sumber energi tak terbarukan seperti minyak, batu bara, maupun gas alam.

PLTS tidak menghasilkan asap atau emisi karbon yang dapat merusak lingkungan. PLTS menghasilkan listrik yang seratus persen bersih dan bebas dari emisi karbon. Itu artinya, penggunaan PLTS tidak memberikan dampak buruk terhadap kualitas udara, air tanah, serta pemanasan global. Dengan menggunakan PLTS, Anda juga turut berperan dalam mendukung pencapaian target nol emisi karbon pada tahun 2060 dan meningkatkan tingkat bauran energi baru terbarukan hingga 23% pada tahun 2025. 

  1. Menciptakan branding positif

Menggunakan PLTS telah menjadi langkah penting bagi perusahaan untuk menciptakan citra positif sebagai perusahaan yang ramah lingkungan. Dalam era di mana kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat, menggunakan energi baru terbarukan seperti panel surya menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Mengurangi emisi karbon dan menghasilkan listrik bersih, PLTS membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan iklim.

Perusahaan yang menggunakan panel surya juga dapat memanfaatkan cerita sukses ini sebagai bagian dari strategi pemasaran dan branding, menarik konsumen yang peduli terhadap lingkungan, dan menciptakan kesan positif sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

  1. Meminimalisir pajak karbon

Melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, pemerintah Indonesia menetapkan pajak karbon kepada setiap emisi karbon yang dihasilkan, baik dalam proses produksi maupun konsumsi. Dengan adanya peraturan tersebut, perusahaan yang menggunakan listrik berbahan bakar fosil juga akan dibebankan dengan pajak karbon.

Dengan beralih ke panel surya, perusahaan Anda dapat menghemat biaya tarif pajak karbon tersebut. Langkah ini juga menjadi upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi jejak karbon. Hal ini akan memperkuat citra perusahaan yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Jenis-Jenis Panel Surya Untuk Industri

Ada banyak jenis PLTS yang beredar di pasaran. Masing-masing memiliki ukuran, material, karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Berikut jenis-jenis PLTS yang cocok digunakan untuk industri atau perusahaan:

  1. Monocrystalline Silicon

Panel surya jenis Monocrystalline Silicon dibuat dari bahan silikon yang tipis. Sel surya jenis ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Penampang Monocrystalline Silicon mampu menyerap matahari dengan lebih efisien jika dibandingkan dengan sel surya bahan lain, bahkan dengan ukuran yang sama. Tidak heran, mengingat bahwa sel surya jenis ini tergolong sebagai jenis yang paling efisien.

Efisiensi konversi cahaya matahari menjadi listrik dari bahan sel ini dapat mencapai 15%. Secara karakteristik, sel surya ini juga membutuhkan cahaya yang sangat terang, sehingga dapat ditempatkan di atap gedung dan bangunan yang tinggi dan terpapar sinar matahari langsung. Dengan efisiensinya, sel surya jenis ini juga cocok digunakan di lingkungan kantor atau industri yang membutuhkan daya listrik besar. 

  1. Polycrystalline Silikon

Polycrystalline Silikon terbuat dari batang silikon yang dicairkan. Panel surya jenis ini memiliki susunan yang lebih rapi dan rapat. Hal tersebut memberikan kesan penampilan yang unik, karena timbul garis-garis seperti retakan di dalam sel surya yang dimilikinya. Secara kinerja, efisiensi sel surya Polycrystalline Silikon masih lebih rendah dari jenis sebelumnya.

  1. Thin Film Solar Cell

Panel surya jenis Thin Film Solar Cell terbuat dari sel surya tipis yang kemudian dipasangkan pada sebuah lapisan sebagai media dasarnya. Hal tersebut membuat sel surya jenis ini terlihat seperti memiliki dua lapisan.

Thin Film Solar Cell memiliki ukuran yang tipis, sehingga membuatnya memiliki berat yang relatif ringan dan fleksibel. Sel surya jenis ini mampu bekerja dengan sangat baik ketika berada pada cahaya fluorescent. Jenis panel surya ini cenderung lebih cocok digunakan untuk kebutuhan komersil.

  1. Compound Thin Film Triple Junction Photovoltaic

Sesuai namanya, sel surya jenis Compound Thin Film Triple Junction Photovoltaic memiliki tiga lapisan. Perangkat ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan daya listrik hingga 45%, jauh lebih tinggi daripada jenis sel surya lainnya. Akan tetapi, secara umum sel surya jenis Compound Thin Film Triple Junction Photovoltaic cukup besar dan berat.

Cara Kerja Panel Surya

PLTS bekerja dengan cara yang sederhana namun efektif. Panel surya terdiri dari sel fotovoltaik yang terbuat dari bahan semikonduktor. Salah satu bahan yang sering digunakan untuk membuat sel surya adalah silikon. Ketika sinar matahari mengenai sel fotovoltaik, komponen sel surya akan menyerap foton (partikel cahaya) dan menghasilkan energi. Sel-sel fotovoltaik kemudian dihubungkan bersama dalam sebuah modul PLTS untuk menghasilkan arus listrik yang lebih besar. Pada tahap ini, arus listrik yang dihasilkan berupa arus searah (DC).

Listrik DC yang dihasilkan tidak dapat digunakan langsung untuk menghidupkan peralatan elektronik sehari-hari. Untuk dapat dimanfaatkan, arus DC tersebut harus diubah ke arus bolak balik (AC). Oleh karena itu, terdapat komponen yang bernama inverter pada PLTS. Inverter ini berfungsi untuk mengubah arus searah menjadi arus bolak-balik sehingga dapat digunakan oleh peralatan elektronik dan mesin.

Panel surya dapat digunakan untuk memasok listrik pada siang hari ketika sinar matahari mencukupi. Anda juga menghubungkannya ke sistem baterai yang dapat menyimpan energi yang dihasilkan, sehingga produksi listrik di siang hari dapat digunakan pada malam hari atau saat sinar matahari tidak tersedia. Dengan cara ini, PLTS membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil yang terbatas dan memberikan sumber energi yang bersih dan terbarukan.

Prosedur Pemasangan Panel Surya

Sebagai sumber energi baru terbarukan yang ramah lingkungan, PLTS kian banyak diminati, baik untuk kebutuhan perumahan maupun bisnis dan industri. Namun demikian, pemasangan PLTS tidak dapat dilakukan begitu saja. Berikut prosedur pengajuan pemasangan PLTS atap:

  1. Mengajukan permohonan

Pengajuan permohonan pemasangan panel surya atap dilakukan dengan mengajukan beberapa berkas dan formulir ke kantor PLN setempat. Proses pengajuan ini meliputi pengisian formulir permohonan dan desain sistem PLTS yang akan dibangun. Permohonan pengajuan PLTS ini harus dilakukan oleh pelanggan PLN yang sudah terdaftar sebelumnya.

PLN kemudian akan melakukan verifikasi data pemohon dengan estimasi waktu 15 hari kerja. Apabila persyaratan yang disampaikan sudah lengkap, PLN akan mengeluarkan surat izin atau persetujuan permohonan.

  1. Pengajuan SLO

Untuk pemasangan PLTS atap dengan daya hingga 500 kVA tidak diperlukan izin operasi. Namun, jika panel surya yang akan dipasang memiliki daya diatas 500 kVA, wajib mendapatkan Sertifikasi Laik Operasi (SLO) dari Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) terlebih dulu. 

  1. Pemasangan PLTS

Setelah mendapatkan perizinan pemasangan PLTS, pemohon dapat melanjutkan dengan pemasangan PLTS sesuai dengan desain sistem yang diajukan dalam formulir pendaftaran awal. Pemasangan PLTS dilakukan oleh badan usaha yang telah terdaftar di Kementerian ESDM, yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam instalasi PLTS.

Proses instalasi ini biasanya memakan waktu sekitar 10-15 hari kerja, tergantung pada kompleksitas proyek dan kondisi lapangan. Selama proses ini, panel surya, inverter, baterai (jika ada), dan perangkat lainnya akan dipasang dengan hati-hati sesuai dengan desain yang telah disetujui.

  1. Pemasangan kWh ekspor-impor

Langkah selanjutnya adalah pemasangan kWh meter ekspor-impor (exim) oleh PLN. KWh exim berperan dalam mengukur aliran listrik dari jaringan PLN ke sistem PLTS, serta arus keluar dari sistem PLTS ke jaringan PLN. Ini penting untuk memantau energi yang diproduksi dan dikonsumsi oleh PLTS, serta memungkinkan Anda untuk memanfaatkan program pembelian kembali surplus energi yang dihasilkan PLTS oleh PLN.

Biaya Pemasangan Panel Surya

Biaya instalasi PLTS sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk kebutuhan daya dan lokasi proyek. Kisaran biaya yang umumnya dibutuhkan untuk setiap 1 kWp berkisar antara Rp 15-17 juta. Namun demikian, harga tersebut mungkin lebih mudah atau mahal tergantung berbagai faktor lainnya seperti jenis sel surya serta komponen lainnya yang digunakan.

Meskipun biaya awalnya cenderung terasa tinggi, panel surya dapat memberikan pengembalian investasi dalam jangka panjang melalui penghematan energi dan subsidi listrik yang tersedia.  Dilansir dari www.cnbcindonesia.com, Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Ditjen EBTKE Chrisnawan Aditya mengatakan bahwa umumnya, biaya instalasi PLTS yang dikeluarkan di awal tersebut akan terbayarkan selama 7-8 tahun penggunaan PLTS.

Hal tersebut didapat dari penghematan penggunaan listrik, sehingga secara otomatis mengurangi biaya tagihan listrik setiap bulannya. Padahal, PLTS atap rata-rata memiliki masa pakai hingga 25 tahun. Itu berarti, perusahaan Anda dapat berhemat pada tahun-tahun selanjutnya.

Solusi Pemasangan Panel Surya untuk Bisnis

Ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan PLTS. Untuk memaksimalkan manfaat yang diperoleh, sangat disarankan untuk menggunakan produk PLTS berkualitas tinggi seperti yang dimiliki Catur Elang Energi (CEE). CEE menyediakan produk PLTS atap yang telah teruji kualitasnya, sesuai dengan standar industri, dan memiliki masa pakai hingga 25 tahun. Dengan memilih produk CEE, PLTS atap yang Anda gunakan akan memiliki performa yang handal dan tahan lama.

Tim marketing CEE siap membantu Anda dalam memilih solusi PLTS atap yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan memberikan informasi lengkap tentang produk, layanan, serta potensi penghematan energi yang dapat Anda capai. Tidak perlu mengkhawatirkan tentang biaya, karena CEE juga menyediakan skema pembayaran melalui cicilan. Selain aman bagi cash flow perusahaan Anda, proses pemasangan pun dapat dilakukan dengan cepat, untuk menjamin perusahaan Anda segera memperoleh berbagai keuntungan PLTS. 

Investasikan masa depan perusahaan Anda dengan panel surya yang berkualitas dari CEE dan nikmati keuntungan jangka panjang yang dihadirkannya. Jangan ragu untuk menghubungi tim marketing CEE untuk informasi lebih lanjut. Kami dengan senang hati siap memberikan panduan dan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan energi di perusahaan Anda secara berkelanjutan. (Septiani)

Halo!

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim representatif kami untuk chat via WhatsApp





Kembali
6281288770321
x
Halo, kami siap membantu Anda!