PLTS Atap Investasi Jangka Panjang pada Hunian Anda dan Lingkungan
Posted on October 7, 2021 by caturelangenergi
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan teknologi pembangkit listrik yang memanfaatkan sumber energi dari panas matahari. Sesuai namanya, PLTS menggunakan sel surya (Photovoltaic, PV) untuk mengubah sinar matahari menjadi energi listrik yang siap dimanfaatkan. PLTS biasanya dipasang pada atap bangunan, kemudian energi listrik yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan aktivitas sehari-hari. Dengan asumsi sistem kerjanya memanfaatkan energi panas matahari yang terbarukan, PLTS termasuk sebagai teknologi pembangkit listrik yang ramah lingkungan.
Dari perspektif pengguna, pemasangan PLTS juga menjadi salah satu alternatif untuk menghemat pengeluaran operasional listrik. Dengan pasokan listrik yang berasal dari PLTS, penggunaan listrik dari jaringan PLN otomatis akan berkurang. Namun sayangnya, harga instalasi PLTS yang cukup mahal seringkali menjadi alasan bagi masyarakat untuk enggan menerapkan instalasi PLTS di rumah mereka. Padahal sebenarnya justru PLTS dapat menjadi salah satu investasi jangka panjang. Penjelasan lebih lengkapnya dapat Anda baca di bawah ini!
Penghematan atau Pemborosan?
Untuk dapat mengatakan bahwa PLTS adalah salah satu investasi jangka panjang, perlu dipahami terlebih dulu tentang besarnya biaya operasional dari masing-masing opsi tersebut. Dengan demikian, pihak yang menganggap PLTS biayanya terlalu besar jika dibandingkan dengan penggunaan listrik dari PLN, mereka dapat percaya berdasarkan data yang masuk akal.
Tidak dapat dipungkiri, biaya instalasi PLTS memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Menurut Managing Director SolarHub Indonesia, Marlistya Citraningrum, untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik dengan konsumsi 2.200watt/dengan tagihan rata-rata senilai Rp1 juta/bulan, dibutuhkan pemasangan PLTS atap yang memiliki daya 2,2 kWp (kilowatt-peak). Padahal, untuk pemasangan PLTS berdaya 2,2 kWp dibutuhkan setidaknya Rp35 juta. Ini bukanlah nilai yang kecil.
Meskipun begitu, terlalu tergesa-gesa untuk mengambil penilaian bahwa penggunaan PLTS adalah pemborosan. Kita tidak dapat menyimpulkan hanya berdasar pada biaya instalasi di awal tersebut. Hal itu karena lifetime rata-rata dari PLTS yang memenuhi standar SNI dapat mencapai hingga 25 tahun.
Dengan asumsi rata-rata usia pemakaian PLTS yang panjang, maka kita dapat menganggap bahwa pengeluaran dana instalasi yang besar sebagai investasi jangka panjang. Apakah investasi tersebut menguntungkan? Jelas menguntungkan dengan catatan penggunaannya secara jangka panjang.
Apabila dianalisis lebih lanjut berdasarkan asumsi di atas, berikut adalah rincian perhitungannya:
- Tagihan listrik rumah tangga rata-rata sebesar Rp1 juta/bulan, maka dalam satu tahun pengeluaran dana untuk kebutuhan listrik adalah Rp12 juta.
- Dalam 5 tahun, konsumsi listrik total mencapai kira-kira Rp60 juta. Angka pengeluaran listrik tersebut jauh lebih besar daripada biaya pemasangan PLTS yang hanya Rp35 juta.
Selisih pengeluaran tersebut akan terus bertambah apabila variabel perhitungan diperpanjang sesuai dengan usia pemakaian PLTS yang dapat mencapai 25 tahun. Silakan dihitung potensi keuntungan dari penghematan konsumsi listrik yang dapat Anda tuai selama masa pemakaian tersebut.
Dengan kalkulasi di atas, secara jelas menunjukkan bahwa PLTS adalah salah satu investasi jangka panjang yang sangat layak diperhitungkan. Memang sekilas tampak seperti sebuah pemborosan, khususnya apabila hanya dilihat dalam jangka waktu pendek. Namun jika dihitung secara proporsional jangka panjang sesuai usia pakai PLTS atap kita akan menyadari banyaknya dana yang berpotensi dihemat. Perhitungan tersebut pun bahkan belum mengasumsikan tarif listrik yang berpotensi terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.
Alasan-Alasan Menggunakan PLTS Atap
Berdasarkan pembahasan di atas, tidak perlu diragukan lagi bahwa PLTS atap merupakan investasi jangka panjang. Namun selain itu, PLTS sebenarnya juga memiliki berbagai keunggulan untuk memperkuat alasan mengapa kita perlu menggunakan PLTS, sebagai berikut:
- Ramah lingkungan
Penggunaan PLTS termasuk sebagai salah satu upaya untuk menjaga ekosistem dan kelestarian alam karena termasuk sebagai teknologi ramah lingkungan. Dengan teknologi yang memanfaatkan energi panas matahari sebagai sumber energi, kita telah berkontribusi dalam pengurangan penggunaan sumberdaya tak terbarukan untuk produksi listrik konvensional.
- Sumber energi matahari yang melimpah
Dengan asumsi Indonesia terletak di kawasan khatulistiwa, maka secara geografis Indonesia memiliki potensi penyinaran matahari yang tinggi dan melimpah sepanjang tahun. Dikonfirmasi oleh LAPAN, radiasi harian rata-rata energi surya berada pada angka 4,8 KWh/m2. Karenanya, penggunaan PLTS atap sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia.
- Bebas polutan udara
Penggunaan PLTS atap juga tidak menghasilkan polutan udara apapun. Jelas menjadikannya lebih baik ketika dibandingkan dengan produksi listrik konvensional seperti PLTU Batubara yang banyak menghasilkan emisi karbon. Dengan memanfaatkan PLTS, kita turut berkontribusi untuk mewujudkan udara bersih yang lebih berkualitas untuk kesehatan manusia.
Investasi sebaik apapun tidak akan berarti jika tidak benar-benar dilakukan. Jika Anda memiliki kesempatan untuk mewujudkannya sekarang, kenapa harus menunggu? Anda dapat memperoleh instalasi PLTS atap yang berkualitas dan dipasang oleh tim berkompeten Catur Elang Energi. Tak perlu bingung, Anda hanya perlu menghubungi tim marketing CEE dan mengkonsultasikan kebutuhan energi listrik hunian Anda. Kami siap untuk memberikan dukungan terbaik! (Septiani)