Blog

Tanam Panel Surya di Perkebunan, Tuai Energi Baru Terbarukan

Posted on June 24, 2022 by caturelangenergi

Untuk menjawab pertanyaan: apa yang dapat dilakukan panel surya di perkebunan? Penting untuk dipahami terlebih dahulu terkait perangkat apa saja yang membutuhkan listrik di perkebunan. Contohnya perkebunan buah naga, untuk kegiatan operasionalnya membutuhkan penerangan lampu saat malam hari. Hampir serupa, perkebunan tebu juga membutuhkan lampu untuk menerangi lahan pada malam hari terutama saat panen raya. 

Lain halnya dengan perkebunan kelapa sawit. Selain membutuhkan penerangan, juga diperlukan mesin penggilingan dan operasional pabrik yang membutuhkan listrik. Umumnya semua peralatan tersebut menggunakan listrik yang bersumber langsung dari PLN atau pembangkit seperti diesel yang memakai solar. Dapat bayangkan berapa banyak kWh listrik PLN yang harus dibayar untuk menerangi perkebunan yang berhektar-hektar luasnya? Semakin luas kebunnya, tentu akan semakin besar energi listrik yang diperlukan dan otomatis semakin mahal biaya untuk listriknya. 

Tidak banyak yang mengetahui bahwa panel surya di perkebunan dapat memecahkan masalah tersebut dengan lebih efisien. Membangun panel surya di perkebunan dapat menjadi alternatif untuk memasok energi listrik bagi berhektar-hektar area perkebunan dengan biaya yang relatif lebih murah. Dengan mengoptimalkan produksi listrik dari panel surya di perkebunan, mesin-mesin pengolahan di pabrik perkebunan juga dapat digerakkan tanpa menyedot beban listrik terlalu mahal. 

Mengapa perlu segera beralih ke panel surya? 

Berikut ini adalah beberapa alasan untuk tidak menunda lagi peralihan ke Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti panel surya: 

1. Sumber energi fosil yang kian langka 

Saat ini sumber energi yang paling banyak digunakan untuk pembangkit listrik di Indonesia adalah batu bara. Padahal, jumlah batu bara yang tersimpan saat ini semakin menipis karena terus dieksploitasi besar-besaran tanpa diiringi pembaruan. Apabila cadangan batu bara habis dan kita belum memiliki alternatif sumber energi lainnya, tentu seluruh proses operasional akan berhenti. Itulah sebabnya, penting untuk segera beralih ke sumber energi alternatif seperti panel surya.

2. Harga listrik PLN terus naik 

Pada 1 Juli 2022 lalu, tarif listrik PLN naik dan hal ini diprediksi akan terus terjadi hingga awal tahun depan. Sangat mungkin jika tarif listrik akan terus naik dari tahun ke tahun karena biaya produksi yang semakin mahal dan bahan baku pembangkit (batu bara) yang semakin langka. Jika hal ini diteruskan, harga listrik PLN yang semakin mahal ini tentu akan semakin memberatkan biaya operasional sektor perkebunan. 

3. Pencemaran lingkungan dan perubahan iklim karena gas emisi karbon 

Semakin sering terdengar atau dipublikasikan berita tentang bagaimana iklim sedang berubah. Berbagai bencana alam terjadi dan cuaca yang semakin tidak menentu disinyalir sebagai akibat dari kerusakan alam yang semakin parah. Menurut beberapa ilmuwan dan pengamat, hal ini terutama disebabkan oleh gas emisi karbon yang mencemari lapisan atmosfer bumi. 

Gas emisi karbon dihasilkan saat proses pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batu bara. Proses pembakaran batu bara ini juga terjadi dalam proses produksi listrik di Indonesia. Itulah sebabnya, pemerintah mulai mendorong berbagai pihak untuk beralih ke EBT, karena itu salah satu cara yang efektif mencegah kerusakan lingkungan dengan mengurangi produksi emisi karbon. 

Manfaat penerapan panel surya di perkebunan

Dengan menggunakan panel surya sebagai pemasok energi listrik, perusahaan di bidang agro industri atau perkebunan akan memperoleh berbagai manfaat berikut:

1. Pasokan listrik untuk penerangan berhektar-hektar perkebunan dengan biaya yang lebih murah 

Area perkebunan yang luas berimbas pada kebutuhan penerangan di malam hari yang semakin besar. Setiap beberapa meternya membutuhkan lampu, baik untuk menunjang keamanan perkebunan maupun untuk mendukung produktivitas pekerja yang beraktivitas pada malam hari. Selain itu juga diperlukan lampu dengan daya (watt) yang besar agar dapat memberikan penerangan yang cukup. 

Panel surya di perkebunan dapat memasok listrik yang dibutuhkan oleh perkebunan. Kapasitasnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Secara umum hanya diperlukan biaya untuk instalasi dan perawatan, karena energi matahari yang dimanfaatkan sepenuhnya gratis. Semakin banyak panel yang dipasang, maka secara otomatis semakin besar pula tagihan listrik yang dapat dihemat dengan beralih ke panel surya di perkebunan. 

2. Menambah produksi perkebunan karena aktivitas dapat dilakukan hingga malam hari 

Beberapa jenis area perkebunan membutuhkan penerangan 24 jam untuk menambah produktivitas, misalnya perkebunan buah naga. Dengan memberikan lampu untuk penerangan, para pekerja dapat mengawinkan bunga buah naga di malam hari. 

Perusahaan di sektor perkebunan dapat memperoleh berbagai manfaat di atas dengan mulai memasang panel surya di perkebunan. Bagaimana caranya? Dengan memanfaatkan dukungan tim profesional seperti Catur Elang Energi (CEE). CEE menyediakan panel surya bergaransi berikut dengan jasa pemasangan oleh tim yang berkompeten. Perusahaan akan memperoleh instalasi panel surya yang efektif sekaligus sebuah investasi jangka panjang. 

Segera hubungi tim marketing CEE untuk berkonsultasi lebih lanjut. Kami siap untuk memberikan dukungan terbaik bagi kebutuhan Anda! (Septiani)

Halo!

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim representatif kami untuk chat via WhatsApp





Kembali
6281288770321
x
Halo, kami siap membantu Anda!