Variasi Mekanisme Pembelian PLTS, Mudahkan Pengusaha Investasi PLTS
Posted on April 14, 2022 by caturelangenergi
Bagi beberapa pengusaha, investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) telah diyakini sebagai kebutuhan dan nilai pentingnya pada masa mendatang. Khususnya dengan segudang manfaat yang ditawarkan oleh PLTS untuk keuntungan bisnis untuk jangka panjang, tentu para pengusaha tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mulai berinvestasi PLTS secepatnya. Namun, di sisi lain ternyata masih ada beberapa kebingungan dan dilematis mengenai mekanisme pembelian PLTS.
Terdapat dua metode yang kerap digunakan sebagai mekanisme pembelian PLTS yakni dengan mengangsur atau membayar lunas di muka. Keduanya cukup memunculkan dilematis, manakah yang sebetulnya lebih menguntungkan dan cocok untuk kondisi keuangan perusahaan? Alasan lainnya yaitu, masih banyak pengusaha yang juga belum mengetahui mekanisme pembelian PLTS. Oleh sebab itu, dalam artikel ini akan dibahas mengenai metode pembelian PLTS secara lebih mendalam.
Alasan Pentingnya Mengetahui Mekanisme Pembelian PLTS
Saat pengusaha atau pimpinan perusahaan memahami berbagai mekanisme pembelian PLTS, mereka akan lebih mudah membuat pertimbangan karena:
1. Dapat memilih mekanisme pembelian PLTS yang paling sesuai dengan profil keuangan perusahaan
Mengetahui apa saja metode pembelian yang tersedia dapat memberikan informasi yang kemudian menjadi data pertimbangan dalam keputusan pembelian. Ada kalanya pengusaha ragu untuk berinvestasi PLTS karena harga yang begitu mahal sedangkan keuangan perusahaan tidak mampu memenuhi semuanya sekaligus. Dengan mengetahui bahwa terdapat mekanisme cicilan, setidaknya pengusaha dapat menghitung ulang kemampuan berinvestasi dan mulai membeli PLTS.
2.Dapat membandingkan mekanisme pembelian PLTS yang terbaik dan paling menguntungkan
Untuk dapat memilih yang terbaik, pengusaha membutuhkan informasi detail mengenai pilihan-pilihan yang tersedia. Itulah sebabnya, mencari data konkret akan sangat membantu untuk membuat pilihan mekanisme pembelian PLTS yang paling tepat dan menguntungkan bagi perusahaan. Apakah metode cicilan atau cash yang paling tepat, dapat diukur dengan kondisi perusahaan dan planning ke depan.
3. Membuat perencanaan jangka panjang untuk investasi PLTS
Sekali lagi, data merupakan hal yang vital bagi perusahaan. Data seperti mekanisme pembelian PLTS dapat menjadi pijakan untuk membuat perencanaan keuangan perusahaan hingga lima bahkan sepuluh tahun mendatang. Hal tersebut dipengaruhi oleh metode pembelian yang dipilih dan konsekuensinya terhadap keuangan perusahaan.
Jenis Mekanisme Pembelian PLTS
Berikut ini adalah beberapa mekanisme pembelian PLTS yang secara umum tersedia bagi para pengguna di sektor bisnis:
1. Mekanisme pembelian PLTS dengan tunai atau lunas
Jenis yang pertama yaitu melunasi semua biaya pembelian hingga pemasangan instalasi di awal. Pengusaha melunasi semuanya sebelum pemasangan dilakukan.
2. Mekanisme pembelian PLTS dengan sistem cicilan
Sedangkan sistem kredit, memungkinkan pengusaha untuk mendapatkan instalasi PLTS melalui pembayaran angsuran rutin per bulan. Perusahaan membayarkan nominal yang telah disepakati setiap bulannya kepada perusahaan penyedia PLTS.
Kelebihan dan Kekurangan Mekanisme Pembelian PLTS
Masing-masing metode pembayaran tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini adalah keunggulan dan kekurangan masing-masing metode yang dapat menjadi pertimbangan pemilik usaha:
1. Kelebihan dan kekurangan mekanisme pembelian PLTS secara tunai atau cash
a. Tidak memiliki utang jangka panjang
Tentu saja. Membayar lunas biaya pembelian PLTS di awal dapat membebaskan perusahaan dari kewajiban membayar cicilan tiap bulan. Perusahaan dapat memfokuskan perencanaan keuangannya pada kebutuhan-kebutuhan lainnya.
b. Memetik manfaat investasi PLTS seutuhnya
Karena sudah dibayarkan lunas di awal, maka selama jangka waktu memanfaatkan PLTS, perusahaan dapat memetik keuntungan seutuhnya dari investasi tersebut tanpa harus membayar biaya lagi. Khususnya keuntungan yang diperoleh dari penghematan biaya tagihan listrik bulanan.
c. Mendapatkan harga lebih murah karena tidak terkena imbas inflasi tahunan dibandingkan membayar secara kredit
Jika ditotal, nilai akhir yang dibayarkan dengan cicilan tentu akan jauh lebih mahal dari harga cash, sebab cicilan mengandung bunga dan inflasi setiap tahun. Berbeda dengan metode cash yang tidak perlu memasukkan harga inflasi dan perusahaan bebas dari penambahan harga karena bunga kredit. Oleh sebab itu, membeli dengan cash dianggap lebih murah.
d. Terasa berat karena mengeluarkan uang dalam jumlah besar sekaligus
Poin minusnya dari membayar lunas di awal adalah pengeluaran perusahaan akan membengkak pada bulan dibelinya PLTS tersebut. Bagi perusahaan dengan cadangan anggaran yang minim, hal ini berisiko untuk memunculkan masalah finansial perusahaan jika dipaksakan.
2. Kelebihan dan kekurangan mekanisme pembelian PLTS dengan mengangsur atau kredit
a. Tidak terasa berat di awal dan membayar terasa lebih ringan
Pengeluaran rutin bulanan perusahaan cenderung stabil dan tidak membengkak karena jumlah anggaran yang keluar selalu sama. Harga yang dibayar juga terasa lebih ringan.
b. Harga cicilan jadi lebih mahal karena mengandung bunga dan inflasi tahunan
Saat perusahaan memilih metode mengangsur, maka perusahaan harus siap membayarkan harga yang lebih mahal. Selain adanya tambahan bunga untuk setiap angsuran, pada umumnya juga terdapat biaya tambahan seperti biaya administrasi. Perusahaan harus siap dengan konsekuensi ini jika mengambil alternatif kredit.
Masing-masing mekanisme pembelian PLTS di atas dapat dianalisis lebih mendalam oleh pimpinan perusahaan. Namun penting untuk dipahami bahwa tidak semua perusahaan penyedia PLTS memberikan dua pilihan tersebut seperti halnya Catur Elang Energi. Jika menggunakan PLTS CEE, perusahaan dapat bebas memilih ingin menggunakan mekanisme pembayaran tunai atau kredit. Tentu saja, pimpinan perusahaan dapat berkonsultasi terlebih dahulu tentang hal tersebut.
Hubungi tim marketing CEE untuk informasi selengkapnya! (Septiani)